Nicky Aulia Widadio
18 Desember 2019•Update: 20 Desember 2019
JAKARTA
Kepolisian Daerah Metro Jaya mengerahkan 8.196 personel untuk mengamankan 1.559 gereja dan 1.360 titik perayaan Natal dan Tahun baru di DKI Jakarta.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan pengamanan tersebut untuk mengantisipasi potensi gangguan, termasuk terorisme.
Operasi pengamanan ini akan dilakukan 10 hari, mulai 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020.
“Anggota sudah siap, ada 95 pos pengamanan baik di Jakarta maupun di sekitaran Jakarta,” kata Yusri melalui keterangan tertulis, Rabu.
Menurut dia, ada 57 gereja yang menjadi prioritas pengamanan, salah satu alasannya karena berdekatan dengan tempat ibadah lainnya.
Yusri juga menegaskan organisasi masyarakat dilarang melakukan sweeping.
“Akan ada tindakan tegas. Kapolda juga sudah mengajak teman-teman ormas dan menyatakan membantu aparat menjaga toleransi beragama,” tutur dia.
Sementara untuk perayaan Tahun Baru 2020, polisi menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas yang diprediksi berpusat di kawasan Monumen Nasional, Bundaran Hotel Indonesia dan Ancol.