Errıc Permana
27 Januari 2020•Update: 28 Januari 2020
JAKARTA
Pemerintah memastikan hingga kini tidak ada kasus virus korona di Indonesia.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono mengatakan kementeriannya telah melakukan pemeriksaan terhadap 13 orang yang dilaporkan memiliki gejala virus korona di sejumlah daerah seperti Jakarta, Bandung dan Banten.
Namun kata dia, dari 13 orang tersebut, 11 orang telah terbukti tidak terinfeksi virus yang berasal dari China itu.
Anung mengatakan orang-orang tersebut diperiksa karena dua hal, yakni adanya laporan dari yang bersangkutan untuk memeriksakan dirinya dan mendapatkan kartu kuning dari Kementerian Kesehatan setelah diperiksa saat memasuki Indonesia.
"Karena mendapat kartu kuning kesehatan saat masuk ke Indonesia dan jika dalam 12 hari mengalami sesuatu maka dilakukan pemeriksaan," kata Anung di Kementerian Kesehatan pada Senin.
Sementara dua orang lainnya masih menunggu hasil penelitian dari laboratorium.
"Dua orang dilakukan pemeriksaan dan besok ada hasilnya, salah satu orang yang diperiksa yakni di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat," tambah dia.
Anung pun menegaskan bahwa infeksi virus tersebut akan sembuh dengan sendirinya sepanjang memiliki daya tahan tubuh yang baik.
Dia juga menyebut bahwa orang yang memiliki daya tahan tubuh yang baik maka akan sulit untuk terinfeksi.
"Daya tahan tubuh baik pada dasarnya imunologi inilah yang bisa melawan virus ini, sampai sekarang belum ditemukan obat dan salah satu pejabat Kemlu mengatakan 242 mahasiswa atau WN kita yang ada di Wuhan dalam keadaan baik, dan itulah sebenarnya salah satu bukti meski kita berada di tempat infeksius tetapi jika daya tuahan tubuh baik tidak akan tertular," pungkas dia.