Nasional

Kebakaran hutan tahun turun drastis dibanding 2019

Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan kebakaran hutan pada 2019 di Indonesia mencapai 1,6 juta hektar sementara pada tahun 2020 hanya 296 ribu hektar

Erric Permana   | 05.03.2021
Kebakaran hutan tahun turun drastis dibanding 2019 Seorang pemadam kebakaran dari kesatua Manggala Agni berusaha memadamkan api yang membakan lahan gambut di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada 6 Agustus 2019. Kebakaran hutan kerap terjadi di Indonesia, khususnya di Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan. ( Muhammad A.F - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Pemerintah menyatakan kebakaran hutan dan lahan pada 2020 turun 81 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan kebakaran hutan pada 2019 di Indonesia mencapai 1,6 juta hektar,

Sementara pada tahun 2020 hanya mencapai 296 ribu hektar, tambah dia.

"Mari kita jaga situasi ini karena pemerintah sudah berkomitmen untuk laksanakan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan sebagai wujud kehadiran negara," ujar Mahfud MD pada Jumat dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana 2021.

Sementara dalam lima tahun terakhir ada sekitar 17 ribu kasus kebakaran hutan dan lahan di semua wilayah Indonesia, jelas Mahfud.

"Dan pada 2021, terjadi 173 peristiwa kebakaran di sejumlah daerah yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Tengah serta Papua," tambah dia.

Pemerintah kata Mahfud saat ini tengah memprioritaskan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

"Salah satu bentuk pencegahan itu seperti yang dilakukan BNPB, TNI dan Polri serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan kita semua yaitu dengan water bombing helikopter," pungkas Mahfud.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.