Adelline Tri Putri Marcelline
05 Juli 2021•Update: 06 Juli 2021
JAKARTA
Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat (penetapan) awal Zulhijjah 1442 H pada Sabtu, 10 Juli.
Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan karena masih dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sidang isbat dilakukan secara daring.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, kata Kamaruddin, dijadwalkan akan memimpin langsung sidang isbat.
“Isbat awal Zulhijjah digelar 10 Juli. Sesuai protokol kesehatan, undangan untuk menghadiri sidang dibatasi hanya Menag dan Wamenag, Majelis Ulama Indonesia, serta Komisi VIII DPR,” kata dia dalam keterangan tertulis, Senin.
Dia mengatakan bahwa peserta dari unsur pimpinan ormas Islam juga diundang untuk mengikuti sidang isbat melalui aplikasi pertemuan dalam jaringan.
Selain itu, kata dia, peliputan juga akan dilakukan secara terbatas.
“Kami memanfaatkan media sosial (medsos) Kemenag untuk melakukan live streaming," tutur Kamaruddin.
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Agus Salim menambahkan, sidang isbat akan terbagi dalam tiga tahap.
Agus menjelaskan bahwa tahap pertama dimulai pukul 17.00 WIB, berupa pemaparan posisi hilal Awal Zulhijjah 1441 H.
Tahap kedua, lanjut dia, sidang Isbat dimulai setelah Magrib dan dipimpin oleh Menag.
“Sidang diawali dengan penyampaian laporan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari sejumlah titik di Indonesia,” ujar Agus.
Pada tahap ketiga, kata dia, Menag mengumumkan hasil sidang isbat secara telekonferensi dan disiarkan melalui live streaming medsos Kemenag.