Ruslan Rehimov
30 Desember 2021•Update: 31 Desember 2021
BAKU, Azerbaijan
Azerbaijan menyerahkan lima tentara Armenia ke Yerevan, dengan alasan menghormati "prinsip-prinsip humanisme.
Ekstradisi tahanan Armenia dilakukan melalui mediasi Hongaria, kata Komisi Negara Azerbaijan untuk Tawanan Perang, Sandera dan Orang Hilang pada Rabu.
Komisi menekankan tentara yang diekstradisi itu ditahan pada 16 November saat melakukan provokasi di wilayah perbatasan Kalbajar.
Azerbaijan mengekstradisi 21 tentara Armenia dalam dua bulan terakhir.
Hubungan antara bekas republik Soviet di Armenia dan Azerbaijan telah tegang sejak 1991 ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh, juga dikenal sebagai Karabakh Atas, sebuah wilayah yang diakui secara internasional sebagai bagian dari wilayah Azerbaijan, dan tujuh wilayah yang berdekatan lainnya.
Selama konflik 44 hari yang dimulai pada akhir September tahun lalu, Azerbaijan membebaskan beberapa kota, 300 pemukiman, dan desa yang diduduki secara ilegal oleh Armenia selama hampir 30 tahun.
Pada Januari, para pemimpin ketiga negara sepakat untuk mengembangkan hubungan ekonomi dan infrastruktur untuk kepentingan seluruh wilayah Kaukasus.