Maria Elisa Hospita
23 Agustus 2018•Update: 24 Agustus 2018
Nilay Kar Onum
ISTANBUL
Juru bicara kepresidenan Turki mengecam Washington karena mengabaikan proses hukum kasus pastor asal Amerika yang menghadapi tuduhan terkait terorisme.
Lewat sebuah pernyataan tertulis yang dirilis oleh Reuters pada Rabu malam, Ibrahim Kalin mengatakan: “Turki punya aturan hukum sendiri, dan ada proses hukum yang sedang berlangsung terkait dengan Andrew Brunson,"
"Kami tidak terima AS mengabaikan proses hukum dengan membuat tuntutan-tuntutan tertentu," tandas jubir presiden itu.
Pernyataan Kalin muncul setelah Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton mengatakan kepada Reuters bahwa Turki membuat "kesalahan besar" karena tidak bersedia membebaskan Brunson.
Hubungan Turki dan AS memanas setelah Washington memberlakukan sanksi ke dua menteri Turki karena tidak melepaskan Pastor Andrew Brunson, yang diduga terlibat aktivitas terorisme di Turki.
Pada 10 Agustus, Trump meningkatkan serangannya ke Turki dengan menggandakan tarif impor atas aluminium dan baja Turki.
Sebagai balasan, Turki pun menaikkan tarif untuk beberapa produk buatan AS, termasuk alkohol, tembakau, kosmetik, dan mobil.