Maria Elisa Hospita
23 Juni 2018•Update: 24 Juni 2018
Sinan Uslu, Baris Gundogan
ANKARA
Kandidat presiden dari partai oposisi utama Turki bertekad untuk mendukung para wirausaha jika dirinya terpilih.
Saat kampanye di Anadolu Square, Ankara, Muharrem Ince mengatakan, "Saya akan membangun Kementerian Industri dan Kewirausahaan."
Ince juga menjanjikan pendidikan yang lebih baik. Kesempatan untuk menempuh pendidikan bahasa asing dan pertukaran pelajar akan ditingkatkan.
"Sekolah-sekolah di Turki tak akan lagi dibedakan sebagai "berkualitas" dan "tidak berkualitas". Kami juga berjanji untuk menurunkan tingkat pengangguran hingga di bawah 5 persen," tegas dia.
Ince berjanji untuk memulangkan "empat juta warga Suriah ke rumah-rumah mereka" dengan menerapkan kebijakan perdamaian di kawasan itu selama 100 hari kepemimpinannya.
Ince dan kandidat dari Partai IYI yang baru dibentuk, Meral Aksener, telah bertekad untuk mengirim pengungsi Suriah kembali ke negara mereka jika memenangkan pemilu.
Suriah telah dilanda perang saudara sejak 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang kelompok demonstran dengan brutal.
"Di bawah kepemimpinan Muharrem Ince, hal inilah yang akan terjadi: Kami tidak akan mendiskriminasi siapapun, kami tidak akan mendukung siapapun, dan kami tidak akan membuang-buang uang negara," tegas Ince.
Warga Turki akan mengikuti pemilihan presiden dan pemilihan parlemen pada Minggu, 24 Juni.