20 Juni 2018•Update: 21 Juni 2018
Erric Permana
JAKARTA
Presiden RI Joko Widodo memerintahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengevaluasi seluruh standar keselamatan angkutan penyeberangan.
Pernyataan ini disampaikan Presiden menyusul tragedi tenggelamnya kapal penumpang KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin lalu.
Presiden menegaskan kasus tenggelamnya kapal tersebut tidak boleh terulang kembali.
Presiden juga meminta kepada Dinas Perhubungan di daerah untuk selalu rutin melakukan pemeriksaaan keamanan dan keselamatan penumpang.
“Saya minta kasus sepeti ini tidak terulang lagi,” ujar Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu malam.
Presiden meminta kepada pemilik kapal untuk mematuhi semua peraturan yang ada dan mengutamakan keselamatan penumpang.
Joko Widodo memastikan seluruh korban yang meninggal dunia ataupun luka akan mendapatkan santunan.
“Ikuti petunjuk dan arahan dari BMKG mengenai prakiraan dan potensi adanya cuaca buruk,” tegas dia.
Presiden juga telah memerintahkan kepada Badan SAR Nasional, Polri, TNI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk segera menemukan dan menyelamatkan korban yang dinyatakan masih hilang.
“Atas nama pribadi dan seluruh masyarakat Indonesia, kita menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban yang meninggal dunia dalam musibah tersebut,” kata Presiden.
Musibah ini menurut dia merupakan pelajaran bagi semua pihak untuk selalu waspada dan berhati-hati.