10 Juli 2017•Update: 11 Juli 2017
Erric Permana
JAKARTA
Presiden Joko “Jokowi” Widodo menjadi inspektur upacara dalam rangka peringatan ulang tahun Polri yang ke 71 di Monumen Nasional, Jakarta Senin.
Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi memberikan sejumlah instruksi kepada Polri untuk meningkatkan kinerjanya.
Instruksi pertama yang diberikan presiden kepada Polri adalah untuk menghilangkan budaya negatif dengan memperbaiki manajemen internal.
“Perbaiki manajemen internal Polri untuk menekan budaya negatif. Seperti korupsi, penggunaan kekerasan berlebihan dan arogansi kewenangan,” ujar Presiden Jokowi.
Selain memperbaiki manajemen internal, Presiden Jokowi juga meminta Polri untuk meningkatkan soliditas internal serta profesionalisme.
“Mantabkan soliditas internal dan profesionalisme Polri guna mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, yang mandiri dan berkepribadian,” tambahnya.
Modernisasi Polri juga merupakan salah satu instruksi, yakni dengan penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan publik.
Yang terakhir, Presiden juga meminta Polri untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kerjasama dengan semua elemen.
“Saya selaku kepala negara tetap berkomitmen dan mendukung terbentuknya Polri yang kuat, Polri yang andal, Polri yang profesional supaya tugas Polri untuk menjaga stabilitas kamtibmas, menegakkan hukum dn sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat dilaksanakan secara optimal,” tutupnya.