10 Juli 2017•Update: 10 Juli 2017
Hayati Nupus
JAKARTA
Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Intel Polres Kota Sorong, Papua Barat, menangkap seorang pendukung ISIS atau Daesh berinisial BA (20), Minggu waktu setempat.
BA merupakan laki-laki kelahiran Sorong yang kini tinggal di Distrik Sorong Manoi. Sebelum ditangkap anak kedua dari 5 bersaudara ini bekerja di salah satu hotel di Kota Sorong. Ia belajar mengenai khilafah islamiyah dan Daesh secara otodidak melalui buku.
Sebelumnya BA mengunggah video di media sosial berjudul Pesan untuk Umat Islam. Video tersebut berupaya meluruskan citra buruk Daesh dan menekankan bahwa itu bagian dari skenario Amerika Serikat untuk menyudutkan umat Islam.
“Pelaku juga mengatakan bersedia berjihad di Suriah jika memperoleh kesempatan,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Harry Supriyono, Senin.
Hasil penggeledahan di tempat tinggal pelaku, polisi mengamankan satu unit ponsel yang digunakan pelaku untuk mengunggah video dan tiga buah buku yaitu 5 Khalifah Kebanggan Islam karangan Syaikh Khalid Muhammad Khalid, Koreksi Ulang Syaikh Al Bani karya Abdul Basith bin Yusuf Al-Gharib dan Memburu Doa Rasulullah karya Taufiq Umar Sayyidi.
“Saat ini Polres Kota Sorong masih mendalami apakah pelaku sel tunggal atau berkaitan dengan sel lain,” kata Harry.