Erric Permana
18 Oktober 2018•Update: 19 Oktober 2018
Erric Permana
JAKARTA
Presiden Joko Widodo pada Kamis menggelar rapat dengan sejumlah pejabat negara terkait perkembangan proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Lombok.
Jokowi, sapaan akrabnya, mengaku ingin mendengar langsung mengenai permasalahan pencairan bantuan dana pemerintah untuk masyarakat yang dilaporkan terkendala prosedur birokrasi yang rumit dan berbelit.
"Saya juga minta dari Pak Gubernur, Ibu Wakil Gubernur, dan Pak Bupati serta Wali Kota mengenai pemberian untuk dana rehabilitasi dan rekonstruksi untuk masyarakat yang saya dengar pencairannya kemarin-kemarin sangat rumit," kata Jokowi di ruang tunggu Bandara Zainuddin Abdul Madjid, Lombok Nusa Tenggara Barat pada Kamis.
Presiden Jokowi sebelumnya meminta penyederhanaan prosedur pertanggungjawaban penggunaan bantuan dana pemerintah agar masyarakat dapat segera memperoleh dana bantuan untuk membangun kembali rumah mereka yang rusak akibat gempa.
"Sudah kita putuskan bahwa dari 17 prosedur yang sebelumnya diberikan, itu menurut saya sangat rumit dan berbelit, kemarin diputuskan kita pangkas hanya satu prosedur tanpa mengurangi akuntabilitas," ucap dia.
"Sekarang saya mau melihat setelah prosedur dijadikan satu, apakah masih ruwet atau tidak. Tadi Pak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur menyampaikan sudah mulai cair ada 5.000. Nanti akan tambah lagi," kata dia.