Rhany Chairunissa Rufinaldo
27 Agustus 2018•Update: 27 Agustus 2018
Musab Turan
ISTANBUL
Seorang penjelajah dunia asal Turki yang dijuluki “penjelajah Turki termuda yang mengunjungi seluruh tujuh benua” menarik perhatian ribuan pengikutnya di media sosial.
Barkin Ozdemir (23), seorang mahasiswa administrasi bisnis, memposting foto-foto dirinya melakukan berbagai hal, seperti bermain dengan penguin di Antartika yang menarik banyak "like" dari followernya.
Ozdemir mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa dia pertama kali memulai perjalanan dunia menggunakan uang sekolahnya, tetapi sekarang dia mendanai perjalanannya dengan donasi.
Menurut petualang muda itu, dia sangat terkesan oleh Antartika, benua terdingin di dunia.
Berbicara tentang pengalaman uniknya di bagian bawah dunia, dia mengatakan, “Suatu hari saya bertemu dengan kelompok penguin raja terbesar di dunia. Saya menangis karena bahagia. Saya melihat anjing laut tutul ketika sedang berburu dan melihat gunung es. ”
Ozdemir juga mencatat perbedaan besar di benua dingin itu, seperti akses telepon dan Internet yang sangat sulit dan hari-hari yang menantang pola hidup manusia.
“Hari mulai gelap pada pukul 01.00 pagi tapi ketika Anda bangun jam 04.00 pagi, langit sudah kembali terang. Jadi Anda harus selalu melihat jam tangan Anda."
“Ketika Anda pergi ke suatu tempat, perjalanan tidak memakan waktu berjam-jam tetapi berhari-hari. Anda bisa saja berada di tengah laut selama tiga hari."
Petualang muda itu mengatakan, untuk pertama kalinya pikirannya benar-benar jernih
“Saya tidak pernah melepaskan pena saya selama tiga minggu. Saya menulis 250 halaman. Di bulan-bulan mendatang saya akan mengubah buku harian yang saya tulis menjadi sebuah novel, ”katanya.
Ozdemir juga memberi saran kepada orang-orang yang ingin melihat dunia untuk diri mereka sendiri, "Tidak ada yang namanya 'tidak akan pernah'."
"Jika Anda benar-benar ingin melakukan sesuatu, Anda dapat melakukannya, tetapi Anda harus mengorbankan diri karena Anda akan menghadapi tantangan yang sulit, baik secara materi maupun moral," tambahnya.