Rıskı Ramadhan
16 Maret 2018•Update: 17 Maret 2018
Muhammet Emin Avundukluoglu
ANKARA
Tentara Turki memperjuangkan perempuan dan anak-anak yang terjebak di wilayah Afrin, Suriah, kata seorang anggota parlemen Turki pada Kamis.
Berbicara kepada Anadolu Agency, anggota parlemen Turki, Ayse Kesir memberi perhatian pada penderitaan perempuan dan anak-anak yang dianiaya oleh kelompok teror YPG/PKK di Afrin.
Kesir yang merupakan anggota parlemen dari provinsi Duzce, barat laut Turki mengatakan bahwa tindakan menyakiti perempuan yang dilakukan oleh kelompok teror adalah bentuk kekerasan paling berat dan brutal di sana.
Dia mengatakan bahwa Turki telah memberikan kesempatan untuk menyelamatkan perempuan dan anak-anak Afrin melalui Operasi Ranting Zaitun yang masih terus berlangsung.
Kesir menambahkan bahwa Turki membebaskan perempuan dan anak-anak dari kendali kelompok teror YPG/PKK di Afrin.
"Sebenarnya, tentara Turki juga memperjuangkan perempuan dan anak-anak," kata dia.
Turki pada 20 Januari lalu meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah, kata pernyataan tersebut.