Rhany Chairunissa Rufinaldo
07 September 2018•Update: 08 September 2018
Aamir Latif
KARACHI, Pakistan
Pengadilan tinggi Pakistan pada Kamis membentuk komite beranggotakan enam orang untuk menyelidiki tuduhan pencucian uang terhadap mantan Presiden Asif Zardari dan keluarganya.
Komite Investigasi Gabungan (JIT) ini akan dipimpin oleh Ahsan Sadiq, seorang pejabat senior dari Badan Penyelidik Federal (FIA), yang juga seorang perwira berpangkat brigadir dari badan mata-mata Inter Services Intelligence (ISI), media lokal Geo News melaporkan.
JIT - yang serupa dengan yang dibentuk oleh pengadilan tinggi untuk menyelidiki tuduhan korupsi terhadap mantan Perdana Menteri Nawaz Sharif yang dipenjarakan pada 2016 - akan menyelidiki miliaran rupee yang ditransfer ke akun palsu yang diduga dilakukan oleh Zardari, adiknya Faryal Talpur dan beberapa rekan bisnisnya beberapa tahun terakhir.
Komite yang telah dilarang untuk membocorkan informasi ke media ini akan menyerahkan laporan awal ke pengadilan dalam 15 hari ke depan.
Zardari, wakil ketua Partai Rakyat Pakistan berhaluan tengah-kiri yang menjabat sebagai presiden dari tahun 2008 hingga 2013, dituduh melakukan pencucian lebih dari PKR35 miliar (hampir USD300 juta) bersama rekan bisnisnya melalui akun palsu.
Zardari yang bebas dengan uang jaminan dalam kasus tersebut membantah tuduhan itu.