Pizaro Gozali İdrus
07 Desember 2018•Update: 08 Desember 2018
Pizaro Gozali
JAKARTA
Malaysia mengapresiasi bantuan Inggris untuk menyelesaikan permasalah pengungsi Rohingya, lansir Bernama pada Jumat.
Wakil Perdana Menteri Malaysia Wan Azizzah Wan Ismail mengatakan bantuan keuangan Inggris diberikan untuk membiayai program kemanusiaan, pendidikan dan kesehatan di Malaysia, serta operasi Rumah Sakit Lapangan Malaysia di Cox's Bazar di Bangladesh.
Istri Anwar Ibrahim itu mengatakan ada hampir 100.000 pengungsi Rohingya di Malaysia.
“Saya berterima kasih kepada Inggris karena membantu para pengungsi Rohingya,” jelas Wan Azizah yang tengah berada di Inggris.
Dalam kesempatan itu, Wan Azizah mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt. Mereka membahas soal rencana kedatangan Hunt ke Malaysia pada awal 2019.
Sejumlah isu lain seperti persoalan kelapa sawit di Eropa dan senjata kimia juga menjadi topic pembicaraan.
Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai orang-orang yang paling teraniaya di dunia, telah menghadapi sejumlah serangan sejak kekerasan komunal meletus pada 2012 dan menewaskan puluhan jiwa.
PBB mencatat adanya pemerkosaan massal, pembunuhan - termasuk bayi dan anak-anak - pemukulan brutal, dan penghilangan paksa yang dilakukan oleh personel militer.
Dalam laporannya, penyelidik PBB mengatakan bahwa pelanggaran tersebut dapat dikategorikan sebagai kejahatan kemanusiaan.