Megiza Soeharto Asmail
26 November 2018•Update: 27 November 2018
Megiza Asmail
JAKARTA
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat indeks kepuasan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi pada tahun 2018 atau 1439H sebesar 85,23 poin.
Angka tersebut, menurut BPS, dapat diartikan secara umum bahwa layanan pemerintah kepada jemaah haji Indonesia telah memenuhi kriteria 'sangat memuaskan'.
"Dibandingkan dengan indeks kepuasan jemaah haji tahun lalu yang sebesar 84,85, indeks kepuasan layanan jemaah haji 2018 mengalami peningkatan sebanyak 0,38 poin," ungkap BPS dalam keterangan tertulisnya, Senin.
BPS merinci, menurut jenis pelayanan, indeks kepuasan tertinggi terdapat pada layanan transportasi bus antarkota yaitu sebesar 88,25.
Sedangkan di belakang itu, terdapat layanan bus sholawat sebanyak 87,72, pelayanan petugas 87,83, pelayanan ibadah 87,12, pelayanan katering non-Armina (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) sebesar 86,91, pelayanan akomodasi hotel 86,02, pelayanan lain-lain 85,61.
"Kemudian pelayanan katering di Armina 84,38, pelayanan transportasi bus Armina 81,09, dan pelayanan tenda di Armina 77,59," tulis BPS.
Di tempat lain, berdasarkan lokasi tempat pelayanan, indeks kepuasan jemaah tertinggi terdapat pada pelayanan yang dilakukan selama di bandara yakni sebesar 89,01.
Pada urutan selanjutnya untuk kategori lokasi pelayanan terdapat di Makkah sebanyak 87,34, pelayanan di Madinah 85,73, dan pelayanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang mencapai angka 82,60.