23 Agustus 2017•Update: 24 Agustus 2017
Kubra Chohan
ANKARA
Wilayah Marmara, Turki dilanda hujan lebat, badai, hingga hujan es, pada Selasa.
Beberapa penerbangan di Bandar Udara Ataturk Istanbul – bandara utama Turki – mengalami penundaan hingga penerbangan cadangan dibuka di beberapa provinsi yang berdekatan dengan Istanbul: Balikesir; Yalova; dan Tekirdag.
Di Balikesir, banjir melanda beberapa lahan pertanian dan dataran rendah. Petugas pemadam kebakaran di Balikesir mengatakan, sedikitnya 20 pohon tumbang karena angin kencang, dan merusak sejumlah kendaraan.
Beberapa provinsi lainnya di wilayah tersebut juga terkena dampak, termasuk Sakarya dan Kocaeli.
Banjir tersebut terjadi kurang dari sebulan setelah Istanbul dilanda hujan badai, yang kemudian diikuti oleh hujan es ekstrem beberapa hari kemudian.
Jutaan warga Istanbul pergi bekerja dengan susah-payah, karena hujan badai menggenangi jaringan transportasi. Penumpang transportasi umum juga terpaksa meninggalkan kendaraan yang terendam.
Banjir bandang telah mengubah jalanan utama menjadi sungai. Akibat terendamnya jalan bawah tanah, persimpangan, dan beberapa halte bus, ribuan pejalan kaki pun terlantar.