Semra Orkan dan Etem Geylan
ISTANBUL
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Jumat mengatakan Turki menyelamatkan jutaan orang dari kesengsaraan melalui stabilitas yang dipelihara di Idlib dan akan terus melakukannya.
"Turki menyelamatkan puluhan ribu orang dari kematian, jutaan dari kesengsaraan, melalui stabilitas yang dijaga di Idlib," kata Erdogan saat jamuan makan malam di Pertemuan Tingkat Tinggi Internasional Pengadilan Tinggi ke-4.
Dia menambahkan bahwa dengan menampung lebih dari 4 juta pengungsi dari Suriah, Irak, Afghanistan dan negara-negara Afrika, Turki "menanggung beban dan menyelamatkan kehormatan masyarakat internasional".
“Kami melakukan ini tanpa bantuan penting dari komunitas dan organisasi internasional. Sampai sekarang kami telah menghabiskan USD33 miliar hanya untuk pengungsi dari Suriah,” kata Erdogan.
Presiden mengatakan bahwa di Suriah, Turki bekerja pada sistem keamanan dan keadilan yang membuka jalan bagi perdamaian.
Menurut Erdogan, pemahaman Turki tentang keadilan berasal dari sejarah dan peradabannya. Erdogan mengatakan Ankara terus berjuang demi kepentingan saudara-saudaranya dan seluruh umat manusia.
Usai pertemuan di Sochi bulan lalu, Erdogan dan Putin sepakat membentuk zona demiliterisasi Idlib.
Ankara dan Moskow juga menandatangani nota kesepahaman yang menyerukan "stabilisasi" zona eskalasi de-Idlib, di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.
Berdasarkan kesepakatan itu, kelompok-kelompok oposisi di Idlib akan tetap di daerah-daerah di mana mereka sudah tinggal, sementara Rusia dan Turki akan melakukan patroli bersama di daerah itu dengan maksud untuk mencegah pertempuran baru.
Suriah telah dirundung konflik sejak perang sipil meletus pada Maret 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang aksi demonstrasi kelompok pro-demokrasi dengan brutal.