Erdogan berjanji revisi UU perlindungan hewan setelah Pemilu
Presiden mengatakan menteri baru akan memprioritaskan RUU untuk hak-hak hewan, setelah pemilihan 24 Juni
Ankara
Ekip
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Sabtu, berjanji untuk mendorong undang-undang perlindungan hewan di Turki, menyusul hasil penyelidikan terkait pembunuhan seekor anak anjing.
“Melindungi hewan bukan hanya tugas, tetapi juga bagian dari keyakinan kita, kemanusiaan kita. Hewan bukanlah komoditas, tetapi makhluk hidup,” kata Erdogan dalam serangkaian cuitannya.
Erdogan mengatakan menteri baru akan memprioritaskan RUU untuk hak-hak hewan, setelah pemilihan 24 Juni.
“Pada tahun 2004, kami meloloskan UU Perlindungan Hewan [nomor 5199], undang-undang independen pertama untuk melindungi hewan. Kami juga akan memprioritaskan rancangan pemerintah berisi sanksi baru terhadap hak-hak hewan, pada periode baru,” katanya.
Presiden menyerukan semua orang Turki untuk sensitif pada masalah melindungi hewan.
Pada Jumat, seekor anak anjing ditemukan di hutan dalam kondisi terluka di sebelah barat provinsi Sakarya. "Kaki depannya dipotong dengan benda keras dan kaki belakang kemungkinan besar remuk. Sementara kulitnya mengelupas," ujar seorang dokter hewan kepada Anadolu Agency.
Hasil penyelidikan menyimpulkan tersangka adalah IM, operator mesin konstruksi.
Onur Cakmak, dokter hewan yang mengurus anak anjing menderita itu, mengatakan tak jelas apakah peristiwa itu akibat kecelakaan atau kesengajaan.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
