07 Agustus 2017•Update: 07 Agustus 2017
Huseyin Kanber
Antalya, Turki
Arkeolog telah menemukan tulang-belulang hewan yang berumur 350.000 tahun dalam sebuah penggalian di Gua Karain yang berada di selatan Turki, provinsi Antalya.
“Kami menemukan tulang rusuk, gigi, dan tulang kerangka dari hewan mamalia yang besar,” kata Professor Harun Taskiran dari Universitas Ankara Fakultas Arkelogi.
“Tahun ini, kami telah menemukan tulang pinggul, rahang dan gigi. Kami meyakini bahwa tulang pinggul yang memilkii panjang 50 centimeter (20 inch) berumur sekitar 350.000 tahun,” Taskiran, kepala penggalian di Gua Karain, menyampaikan kepada Anadolu Agency.
“Hal ini belum dibuktikkan secara ilmiah, tetapi tulang-tulang ini diduga tergolong tulang-tulang milik gajah, badak, atau kuda nil. Kami tidak mengetahui spesiesnya, para ahli akan datang untuk menyelidikinya,” ucap Taskiran. Ia juga menambahkan, mereka telah meneliti berbagai tulang hewan lainnya di area yang sama.
“Sebagaimana di dalam penggalian gua lainnya, tanah yang telah digali dibawa untuk diairi, dan kemudian diproses dengan 3 metode penyaringan, ucap Taskiran. “Setiap penemuan, bahkan penemuan yang sekecil apapun, dapat menjadi informasi untuk bahan penelitian.”
Taskiran menegaskan pentingnya penggalian di Gua Karain dalam mengungkap sejarah dari Antalya dan Anatolia.
“Berkat penggalian di Gua Karain, kami menemukan peradaban Antalya hingga 500.000 tahun yang lalu. Di sini, kami menemukan beberapa bagian dari peradaban tersebut. Tulang-belulang manusia purba jenis Neanderthal telah ditemukan. Karena itu, gua ini sangat penting bagi Turki.
Dilaporkan oleh Huseyin Kanber; ditulis oleh Sibel Ugurlu