Turki

Anwar Ibrahim: Kemenangan Erdogan adalah kejayaan dunia Islam

Anwar mengatakan bahwa kemajuan dan posisi Turki di dunia akan lebih terjamin di bawah kepemimpinan dinamis Erdogan

Megiza Soeharto Asmail   | 25.06.2018
Anwar Ibrahim: Kemenangan Erdogan adalah kejayaan dunia Islam Pemimpin 'Partai Keadilan Rakyat' Malaysia Anwar Ibrahim berbicara saat wawancara eksklusif pada 19 Juni 2018 di Istanbul, Turki. ( Serhat Çağdaş - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Pemimpin Partai Keadilan Rakyat Anwar Ibrahim memuji kemenangan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pemilihan presiden dan parlemen Turki yang digelar kemarin. Anwar menyebut kemenangan Erdogan sebagai kejayaan dunia Islam.

Dalam sebuah surat ucapan selamat kepada Erdogan karena memenangkan masa jabatan kedua, Anwar mengatakan bahwa kemajuan dan posisi Turki di dunia akan lebih terjamin di bawah "kepemimpinan dinamis Erdogan".

"Saya juga yakin bahwa kemenangan Anda juga merupakan kejayaan bagi dunia Islam dalam menggambarkan wajah Islam modern dan progresif yang mencakup perubahan tanpa mengorbankan nilai-nilai iman kita dan ajaran-ajaran mendasar Nabi," kata Anwar dikutip media Malaysia, The Star.

"Saya yakin bahwa komitmen Anda untuk demokrasi, perbaikan berkesinambungan untuk warga Turki, kampanye perdamaian dan pemberantasan unsur-unsur subversif yang merupakan janji-janji kunci pemilihan oleh partai AK memberikan kontribusi besar untuk kemenangan Anda pada kali kedua ini," tambah dia.

Anwar menilai deklarasi Erdogan tentang "satu bangsa, satu bendera, satu negara" dalam pidato kemenangannya tanda sejati seorang negarawan dalam menyatukan pihak-pihak yang bertikai setelah pemilihan umum yang terbilang keras.

“Seperti yang Anda ketahui, kami di sini di Malaysia juga akan melalui babak yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah bangsa kami setelah kemenangan partai koalisi saya untuk pertama kalinya."

“Mengakhiri perbedaan dan menyatukan faksi yang berbeda adalah tugas pertama kami dalam membawa bangsa kami maju," tulis Anwar.

“Ketika Anda memulai masa jabatan kedua Anda sebagai Presiden, saya menantikan untuk melanjutkan hubungan kerja kami, meskipun kali ini bukan sebagai pemimpin oposisi Malaysia tetapi sebagai peserta dalam pemerintahan dan kepemimpinan baru Malaysia,” tutup Anwar dalam suratnya kepada Erdogan.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın