Chandni
14 Januari 2018•Update: 15 Januari 2018
Roy Ramos
ZAMBOANGA CITY, Filipina
Gunung api Mayon di provinsi Albay, Filipina menunjukkan tanda-tanda meletus, menyusul luapan asap dan abu pekat tiga kali dalam waktu kurang dari 24 jam, antara Sabtu dan Minggu.
Mayon, salah satu gunung api paling aktif di negara itu, mengeluarkan abu setinggi 2,5 kilometer dalam erupsi freatik selama dua jam pada Sabtu siang.
Kejadian itu diikuti erupsi lagi pada Minggu pagi dan siang.
Badan seismologi setempat Philvolcs menaikkan status peringatan Gunung Mayor ke level 2 pada Minggu pagi. Status baru itu menunjukkan "aktivitas meningkat" karena "adanya gerakan magma dan bisa mengakibatkan erupsi freatik lagi atau erupsi lava yang berbahaya".
Philvolcs juga mencatat kondisi "kawah agak bersinar" pada Sabtu petang, dan Mayon memang sedikit lebih aktif pada Oktober dan November tahun lalu.
Setidaknya 900 keluarga yang hidup di sekitar Mayor telah diboyong ke sejumlah lokasi evakuasi karena adanya ancaman erupsi.
Penduduk sekitar juga dianjurkan memakai masker wajah agar terlindung dari abu.