Ekonomi

Profil 7 perusahaan yang merelokasi pabrik ke Indonesia saat pandemi

Selain ketujuh perusahaan itu, ada 17 perusahaan berniat untuk merelokasi pabrik ke Indonesia dengan total invesatasi USD37 miliar dan penyerapan tenaga kerja 112 ribu orang

Iqbal Musyaffa  | 21.07.2020 - Update : 22.07.2020
Profil 7 perusahaan yang merelokasi pabrik ke Indonesia saat pandemi Ilustrasi: Perdagangan. (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Pemerintah mengatakan pada tahun ini akan ada tujuh perusahaan yang merelokasi pabriknya ke Indonesia meskipun masih terjadi pandemi Covid-19.

Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), ketujuh perusahaan tersebut berasal dari berbagai negara yang umumnya merelokasai pabriknya dari China.

Perusahaan pertama yang merelokasi pabriknya adalah PT Meiloon Technology Indonesia yang memindahkan pabriknya dari Suzhou, China dan sudah melakukan peresmian pembangunan pabrik di Subang, Jawa Barat, pada hari ini, Selasa.

Perusahaan tersebut berasal dari Taiwan yang berdiri sejak 1973 sebagai perusahaan pembuat speaker kelas dunia dan tercatat di Taiwan Stock Exchange sejak 2001.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan rencana investasi yang ditanamkan perusahaan ini sebesar USD90 juta dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 8.000 orang serta akan mengekspor seluruh hasil produksinya tersebut.

Kemudian, perusahaan selanjutnya adalah PT Sagami Indonesia yang berdiri sejak 1956 di Jepang dan akan berinvestasi USD50 juta dengan target penyerapan tenaga kerja hingga 6.500 orang. Perusahaan ini menargetkan akan melakukan ekspor dari Indonesia sebesar USD52,5 juta per tahun.

Perusahaan ini akan merelokasi pabrik dari Shenzen, China ke Medan, Sumatera Utara dengan target produksi Januari 2021.

Selanjutnya, ada PT Alpan Lighting yang berdiri sejak 1999 di Amerika Serikat dan merencanakan untuk berinvestasi sebesar USD14 juta dengan rencana penyerapan tenaga kerja sebesar 3.500 orang melalui relokasi pabrik dari Xiamen, China ke Kawasan Industri Wijayakusuma, Jawa Tengah.

Bidang usaha perusahaan tersebut adalah produksi industri lampu tenaga surya yang 100 persen produksinya akan disekspor dengan rencana produksi dimulai pada semester kedua tahun ini.

Perusahaan selanjutnya yang merelokasi pabrik adalah PT Kenda dari Taiwan yang berdiri pada 1962. Produsen ban sepeda, mobil, dan truck ini akan merelokasi pabrik dari Shenzen, China ke Serang, Banten dengan rencana investasi USD150 juta dan menyerap tenaga kerja 3.000 orang serta 60 persen dari produksinya akan diekspor.

Kemudian, PT Denso yang berdiri sejak 1949 di Jepang juga akan merelokasi pabriknya ke Bekasi, Jawa Barat dari Jepang dengan target penyerapan tenaga kerja 1050 orang dan rencana invetasi USD138 juta.

Perusahaan tersebut berencana untuk ekspor 95 persen dari produksinya yang ditargetkan akan memulai produksi suku cadang kendaraan pada Desember 2020.

Keputusan untuk merelokasi pabrik ke Indonesia dilakukan setelah melakukan riset ke berbagai negara di kawasan ASEAN.

Selanjutnya, PT Panasonic sebuah perusahaan barang elektronik terkemuka asal Jepang yang berdiri sejak 1935 juga akan merelokasi pabriknya dari China ke Jakarta Timur dengan rencana investasi USD30 juta dan penyerapan tenaga kerja 1.940 orang.

Panasonic menargetkan total produksi per tahun sebesar USD30 juta dan mengekspor sekitar USD6 juta per tahun. Keputuan relokasi dilakukan karena ingin menjadikan Indonesia sebagai basis ekspor bagi beberapa kategori produk perlengkapan rumah tangga.

Perusahaan terakhir yang akan merelokasi pabrik adalah LG Electronics asal Korea Selatan dengan rencana investasi USD378 juta dan rencana penyerapan tenaga kerja 6.010 orang.

LG berencana mengekspor 95 persen produksinya yang akan dimulai pada semester kedua tahun ini. Relokasi pabrik dilakukan dari Korea Selatan ke Cibitung, Jawa Barat untuk menjadikan Indonesia sebagai regional hub baru yang bisa menjangkau pasar Asia dan Australia.

“Selain ketujuh perusahaan itu, ada 17 perusahaan yang memiliki intensi untuk merelokasi pabrik ke Indonesia dengan total invesatasi USD37 miliar dan penyerapan tenaga kerja 112 ribu orang,” jelas Bahlil.

Kemudian, juga ada 119 perusahaan yang berpotensi merelokasi pabrik ke Indonesia dengan total investasi USD41,4 miliar dan menyerap 162 ribu orang tenaga kerja.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.