Erric Permana
27 Agustus 2019•Update: 28 Agustus 2019
BOGOR
Presiden Indonesia Joko Widodo dan Raja Malaysia Yang di-Dipertuan Agong XVI Al- Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al Mustafa Billah Shah berencana untuk memperkokoh kolaborasi perusahaan migas kedua negara, yakni Pertamina dengan Petronas.
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Bogor, Joko Widodo dan Sultan Abdullah membahas mengenai adanya kerja sama antara kedua perusahaan pelat merah untuk menggarap proyek di negara lain.
"Jadi, kalau ada kesempatan untuk proyek di luar atau negara lain, mereka sudah punya kolaborasi untuk mengerjakan bersama," ujar Retno di Istana Bogor pada Selasa.
Kedua kepala negara sepakat agar kedua perusahaan itu untuk melakukan pertemuan dan membahas kemungkinan kerja sama tersebut.
Retno menambahkan selama ini kedua Pertamina dan Petronas telah memiliki kerja sama jual beli. Berdasarkan catatannya, nilai jual beli pada semester II tahun ini mencapai USD133 juta.
"Tetapi, yang kita inginkan adalah lebih dari kegiatan yang semata-mata jual beli. Harus ada kerja sama yang sifatnya lebih strategis," tambah dia.