Aysu Bicer
01 Desember 2021•Update: 02 Desember 2021
ANKARA
Bank Sentral Turki pada Rabu mengatakan telah melakukan intervensi pasar melalui transaksi jual karena harga yang "tidak sehat" dalam nilai tukar.
Pengumuman bank sentral datang di tengah fluktuasi nilai tukar mata uang asing.
Menyusul langkah tersebut, lira Turki naik 6,27 persen terhadap dolar, mencapai 12,65 setelah melihat terendah bersejarah di 14,05.
Bank sentral melakukan intervensi valuta asing langsung terakhir pada Januari 2014 dengan penjualan USD3,15 miliar.
Aset cadangan resmi Bank Sentral meningkat menjadi USD123,9 miliar pada akhir Oktober, melonjak 2,2 persen dari bulan sebelumnya, menurut angka terbaru yang dirilis pada Jumat.