Umar İdris,İqbal Musyaffa
27 Mei 2019•Update: 28 Mei 2019
Iqbal Musyaffa, Umar Idris
JAKARTA (AA) - Selama perdagangan sesi I, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat di level 6.107, naik dari saat pembukaan di level 6.063.
Dengan demikian selama sesi I, IHSG menguat 44 poin atau 0,74 persen.
Selama satu pekan terakhir, IHSG tercatat mengalami kenaikan 3,4 persen, dari 5.907 pada 20 Mei, menjadi 6.107.
Sejak awal tahun atau year to date, IHSG tercatat membukukan penurunan sebesar 2,21 persen. Di awal tahun IHSG masih di angka 6.181.
Edwien Sebayang, analis saham MNC Securities, mengatakan bahwa penguatan terbatas IHSG ini terjadi seiring BEI hanya akan beroperasi hingga hari Rabu pekan ini.
“Pelaku pasar mengantisipasi Bursa Indonesia yang akan libur panjang sejak 30 Mei 2019,” kata Edwien.
Dari sisi sektor usaha, saham di sektor infrastruktur mengalami kenaikan indeks paling besar di sesi I, yakni 1,5 persen. Selanjutnya adalah sektor industri dasar sebesar 1,44 persen.
Saham-saham yang mengalami kenaikan tertinggi ialah INTA (Intraco Penta) sebesar 32 persen, menjadi 270, SULI (SLJ Global) sebesar 26,1 persen menjadi 82, BABP (Bank MNC International) sebesar 20,51 persen, Bank Sinarmas (BSIM) sebesar 19,3 persen, dan Toba Pulp Lestari (INRU) 18,45 persen.
Saham-saham yang mengalami penurunan tertinggi (top losers) adalah KPAL (Steadfast Marine) yang turunm 23,7 persen menjadi 61, AKSI (Majapahit Inti Korpora) 21,28 persen menjadi 250, KONI (Perdana Bangun Pusaka) 15,91 persen ke level 222.
Lalu MPOW (Mega Power Makmur) 15,32 persen menjadi 105, lalu saham TAXI (Express Transindo) sebesar 15,25 persen menjadi 50.