Megiza Soeharto Asmail
30 September 2018•Update: 01 Oktober 2018
Laith Joneidi
AMMAN
Pemerintah Yordania pada hari Sabtu membantah laporan tentang pembukaan kembali penyeberangan perbatasan antara Yordania dan Suriah yang sedang dilanda perang.
"Penyeberangan perbatasan Nasib-Jaber masih tertutup dan belum dibuka untuk pergerakan barang atau penumpang," kata juru bicara pemerintah Jumana Ghunaimat dalam sebuah pernyataan, pada Minggu.
"Pertemuan teknis untuk membuka perbatasan masih berlangsung," katanya. Dia menambahkan, pembukaan kembali terminal "membutuhkan ketersediaan infrastruktur serta logistik dan langkah-langkah teknis."
Sebelumnya pada Sabtu, kantor berita resmi Suriah SANA mengatakan, penyeberangan perbatasan telah dibuka sebelum mengganti berita tersebut dengan sebuah laporan yang mengatakan bahwa persiapan telah dilakukan untuk membuka penyeberangan perbatasan pada 10 Oktober mendatang.
Rezim Suriah, yang didukung oleh Rusia dan milisi afiliasi Iran, baru-baru ini menguasai dua penyeberangan perbatasan dengan Yordania setelah pertempuran sengit dengan kelompok oposisi Suriah yang telah menguasai perbatasan selama tiga tahun terakhir.