Rhany Chairunissa Rufinaldo
12 Desember 2018•Update: 12 Desember 2018
Burcu Calik
ANKARA
Juru Bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) mengatakan Turki skeptis terhadap rencana Amerika Serikat (AS) untuk melatih sekitar 40.000 penduduk lokal Suriah, Selasa.
Berbicara kepada wartawan di Ankara, Omer Celik menyatakan keprihatinannya atas rencana AS yang dilaporkan akan melatih 35.000 hingga 40.000 orang di Suriah.
"Kami menilai cara tersebut bukanlah sebuah pendekatan yang bermaksud baik," katanya.
Dia menambahkan bahwa Turki menganggap langkah itu sebagai pinjaman dukungan baru untuk unsur-unsur teror di Suriah.
Pekan lalu, Ketua Gabungan Kepala Angkatan Darat AS Jenderal Joseph Dunford mengumumkan bahwa koalisi pimpinan AS berencana untuk melatih 35.000 hingga 40.000 penduduk setempat untuk menstabilkan wilayah timur laut Suriah dengan mengalahkan Daesh.
Turki telah berulang kali menyatakan keberatan terhadap dukungan AS untuk teroris YPG/PKK di Suriah, yang dianggap Washington sebagai sekutu yang bisa diandalkan dalam perang melawan Daesh.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye teror melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - telah bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak.
Sementara YPG adalah cabang PKK di Suriah.
Pasukan Turki dan AS memulai patroli bersama di Manbij, Suriah pada 1 November sebagai bagian dari kesepakatan yang berfokus pada penarikan teroris YPG/PKK dari kota untuk menstabilkan wilayah tersebut.