Maria Elisa Hospita
16 Mei 2019•Update: 17 Mei 2019
Gozde Bayar
ANKARA
Turki menegaskan bahwa tidak akan ada penundaan dalam pengiriman sistem pertahanan udara S-400 Rusia.
“Penundaan atau penangguhan [pengiriman S-400] tidak ada dalam agenda,” kata Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu setelah menerima kunjungan Angel Tilvar, ketua komite parlemen Rumania untuk urusan Eropa, di Ankara.
Turki sudah mengusulkan untuk membentuk kelompok kerja bersama untuk menilai apakah S-400 akan menimbulkan ancaman bagi NATO atau tidak.
Cavusoglu juga mengatakan bahwa NATO perlu dimasukkan dalam kelompok kerja ini.
Menurut dia, Turki dan Amerika Serikat (AS) telah bertukar pandang soal kelompok kerja dan berharap agar AS akan menerima saran dan menyelesaikan masalah.
Ketegangan antara AS dan Turki telah mencapai puncaknya dalam beberapa bulan terakhir karena Turki mulai menerima sistem rudal S-400.
Para pejabat AS telah menyarankan Turki untuk membeli sistem rudal Patriot AS ketimbang S-400, karena menurut mereka S-400 tidak kompatibel dengan sistem NATO dan bisa menjadi ancaman terhadap pesawat F-35.