Muhammad Abdullah Azzam
16 Mei 2019•Update: 17 Mei 2019
Ali Mukarrem Garip
KIRKUK
Setidaknya enam petugas polisi tewas dalam dua serangan berbeda organisasi teroris Daesh tehadap Polisi Federal di kota Kirkuk, Irak.
Komandan Operasi Keamanan Kirkuk Letnan Jenderal Saad Harbiya mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa dua serangan terpisah oleh Daesh terhadap pasukan keamanan menewaskan setidaknya enam anggota polisi.
Dalam serangan pertama, polisi yang sedang berpatroli di dekat desa Alawi, selatan Kirkuk disergap oleh anggota Daesh.
Harbiya mengatakan bahwa empat polisi tewas dalam serangan yang menggunakan senapan mesin itu.
Sementara serangan kedua terjadi saat petugas keamanan lainnya berpatroli di dekat desa Talsusa mendapatkan serangan tembakan, dan dua petugas tewas dalam penyerangan tersebut, ungkap Saad Harbiya.
Harbiya mengungkapkan bahwa pihak keamanan telah meluncurkan operasi skala besar di wilayah yang terjadi serangan tersebut.
Pada Desember 2017 lalu, mantan Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi berkata, "pemerintah sepenuhnya telah mengambil alih Mosul dari tangan Daesh setelah tiga tahun diserang."
Pada saat yang sama, pemerintah di Baghdad menyatakan Daesh di Irak telah berhasil ditumpas melalui operasi yang didukung oleh aliansi internasional pimpinan Amerika Serikat.
Namun, dari waktu ke waktu, pejabat Irak mengumumkan diadakannya operasi melawan "sel-sel tidur" Daesh yang masih bertahan di beberapa bagian di Irak.