Maria Elisa Hospita
15 Januari 2019•Update: 16 Januari 2019
Savas Guler, Durmus Genc, Ibrahim Aktas, Baris Kilic
ANKARA/KONYA/MUGLA/KOCAELI, Turki
Jaksa Turki pada Selasa merilis surat perintah penangkapan untuk 137 tersangka di seluruh Turki yang diduga memiliki hubungan dengan Organisasi Teroris Fetullah (FETO), kelompok di balik percobaan kudeta tahun 2016.
Menurut sumber dari kepolisian, Kepala Kantor Kejaksaan Umum Ankara mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 50 tersangka FETO sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap infiltrasi kelompok itu ke tentara Turki.
Surat perintah penangkapan untuk personel Komando Jenderal Gendarmerie - semua prajurit yang bertugas - dikeluarkan karena diduga melakukan kontak dengan "imam rahasia" FETO via telepon.
Sementara itu, Kepala Kantor Kejaksaan Umum di Konya mengeluarkan 50 surat perintah penangkapan bagi para tersangka FETO, termasuk 32 tentara yang bertugas.
Pasukan keamanan meluncurkan operasi serentak di 31 provinsi untuk menangkap para tersangka.
Secara terpisah, Kantor Kepala Kejaksaan Umum di Kocaeli mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 22 personel militer, termasuk 17 tentara yang bertugas yang diduga memiliki hubungan dengan FETO.
Polisi melaksanakan razia serentak di 13 provinsi untuk menangkap para tersangka.
Kepala Kantor Penuntut Umum di Mugla juga merilis surat perintah penangkapan untuk 15 tersangka FETO - termasuk 14 tentara yang bertugas.
Operasi serentak pun diluncurkan di tujuh provinsi untuk menangkap tersangka.
FETO dan pemimpinnya yang berbasis di Amerika Serikat, Fetullah Gulen, merancang percobaan kudeta pada 15 Juli 2016, yang menyebabkan 251 orang tewas dan hampir 2.200 luka-luka.
Ankara juga menuding FETO berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan pemerintahan melalui infiltrasi institusi-institusi Turki, khususnya militer, polisi, dan pengadilan.