Rhany Chairunissa Rufinaldo
03 April 2019•Update: 04 April 2019
Sena Guler
ANKARA
Turki pada Selasa malam meminta semua pihak untuk menahan diri dari mengambil tindakan apa pun yang dapat dianggap mengganggu urusan internal negara itu setelah pemilihan lokal akhir pekan lalu.
"Kami mendesak semua pihak, termasuk pemerintah asing, untuk menghormati proses hukum dan menahan diri dari mengambil langkah apa pun yang dapat ditafsirkan sebagai campur tangan dalam urusan internal Turki," kata Fahrettin Altun, direktur komunikasi kepresidenan Turki, melalui Twitter dalam menanggapi komentar juru bicara Departemen Luar Negeri AS Robert Palladino.
"Pemilihan umum yang bebas dan adil sangat penting untuk demokrasi. Itu berarti penerimaan hasil pemilu yang sah, sesuatu yang penting," kata Palladino pada konferensi pers.
"Kami berharap tidak ada yang kurang dari Turki, yang memiliki tradisi panjang dan bangga dalam hal ini," tambah dia.
Altun mengatakan pemilihan lokal akhir pekan lalu berlangsung dengan tertib dan damai.
"Kami yakin bahwa otoritas pemilu akan menyelesaikan semua perselisihan dengan cepat, transparan dan untuk kebaikan," tegas dia.
Altun menekankan bahwa pemilihan adalah landasan demokrasi negara dan orang-orang Turki telah menyatakan keinginan mereka melalui kotak suara selama 70 tahun.
Dia mengatakan pihak berwenang memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pemilihan berjalan bebas dan adil.
“Sama pentingnya bahwa penghitungan suara dilakukan sesuai dengan hukum. Kami sedang memantau situasi dengan seksama, karena banyak partai politik menentang hasil awal karena dugaan kesalahan prosedur dan penyimpangan lainnya," tambah Altun.
Jutaan pemilih Turki memberikan suara mereka dalam pemilihan lokal untuk memilih walikota, anggota dewan kota, mukhtar (pejabat lingkungan) dan anggota dewan sesepuh untuk lima tahun ke depan.