Muhammad Abdullah Azzam
30 Oktober 2019•Update: 31 Oktober 2019
Ali Kemal Akan
ANKARA
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengungkapkan dua keputusan kongres Amerika Serikat (AS) yang kontra terhadap Turki dipicu oleh upaya negaranya yang berusaha menghancurkan permainan mereka di Suriah.
“Ada rencana pembentukan negara teror di sana. Kami telah menghancurkan permainan mereka dengan langkah-langkah kami,” ungkap Menlu Cavusoglu sebelum menghadiri pertemuan fraksi Partai AK di gedung Parlemen Turki.
Menjawab pertanyaan wartawan pada Rabu, Cavusoglu mengungkapkan Turki telah mematahkan permainan ini dengan langkah kami di lapangan kemudian kesepakatan yang dicapai dengan AS dan Rusia di atas meja.
Menlu Turki menekankan bahwa langkah Kongres AS tersebut merupakan upaya untuk melakukan balas dentam. Tidak ada kemungkinan penjelasan lain selain itu.
Cavusoglu menyatakan bahwa pemilihan waktu pengambilan keputusan yang kontra-Turki itu menarik perhatian semuanya.
"Keputusan yang disebut genosida itu dimuat dalam beberapa media; resolusi itu tidak mengikat (kompensasi untuk Turki),” sebut dia.
Cavusoglu menggarisbawahi bahwa negaranya sudah memberikan reaksi keras terhadap pihak di AS.
Resolusi seperti RUU ini selama bertahun-tahun pada periode sebelumnya tidak disetujui oleh AS, baik dari Dewan Perwakilan Rakyat maupun dari Senat, lanjut Cavusoglu.
Cavusoglu menuturkan bahwa pemerintahan Trump belum tentu sepemikiran dengan keputusan DPR AS.
RUU tentang Armenia adalah resolusi yang tidak mengikat. Jika Senat AS juga mengadopsi resolusi tersebut maka Kongres AS hanya dapat memberikan rekomendasi pengakuan "Genosida Armenia".
RUU yang merekomendasikan "sanksi untuk Turki" itu harus melewati persetujuan Senat dan Presiden AS, Donald Trump agar menjadi sebuah undang-undang.