Muhammad Abdullah Azzam
03 September 2020•Update: 03 September 2020
Fahri Aksut
ANKARA
Kementerian Luar Negeri Turki pada Rabu menggambarkan artikel yang diterbitkan di harian Jerman Die Welt sebagai "produk imajinasi".
Artikel tersebut mengklaim Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memerintahkan angkatan laut Turki untuk menenggelamkan kapal perang Yunani tetapi tanpa menimbulkan korban.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Hami Aksoy mengatakan tuduhan pemerintah Yunani terhadap Turki dalam artikel itu adalah sesuatu yang dibuat-buat.
Dia mengatakan itu adalah bagian dari kebijakan provokatif baru Yunani di Mediterania Timur, tidak nyata dan tidak sesuai dengan hukum internasional.
Dia mendesak otoritas Yunani untuk mengakhiri kebijakan yang meningkatkan ketegangan di Mediterania Timur di mana Turki melakukan eksplorasi energi sesuai haknya.
Yunani berusaha untuk membatasi wilayah maritim Turki secara ilegal, mencoba mengklaim teritorial Turki berdasarkan pulau-pulau kecil Yunani di dekat pantai Turki.
Turki berpendapat bahwa kedua pihak harus duduk berdialog untuk mencapai win-win solution berdasarkan pembagian yang adil.
Perjanjian maritim Athena baru-baru ini dengan Mesir juga melanggar landas kontinen dan hak maritim Turki, yang memicu ketegangan lebih lanjut antara kedua negara tetangga itu.