Astudestra Ajengrastrı
12 Juni 2018•Update: 12 Juni 2018
Alex Jensen
SEOUL
Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un saling sapa dengan hangat pada Selasa, ketika mereka membuka pertemuan yang akan membahas tentang denuklirisasi di Singapura.
Kora di Asia Tenggara ini menjadi tuan rumah pertemuan yang berlangsung di Hotel Capella, di Sentosa Island itu.
Saling menjabat tangan, kedua pemimpin bertukar kalimat singkat sebelum melanjutkan perbincangan dengan penerjemah pribadi mereka dalam rapat empat mata.
"Kami akan berdiskusi dan Saya pikir kami akan berhasil," ujar Trump di sebelah Kim, menurut Kantor Berita Yonhap. "Dan merupakan kehormatan bagi saya, kami akan memiliki hubungan yang baik, saya tidak ragu."
Kim menjawab dengan menyebutkan beberapa rintangan yang harus mereka hadapi untuk sampai ke titik ini.
"Ada beberapa penghalang dan praktik salah yang menutupi mata dan telinga kami, tapi kami mampu mengatasi semua dan sampai sejauh ini," ujar dia dikutip dari bahasa Korea.
Kedua pemimpin negara dijadwalkan melakukan pertemuan hingga siang nanti, dan diharapkan akan menghasilkan kesepakatan bersama, termasuk langkah-langkah Korea Utara meninggalkan program senjata nuklirnya.
Meski, banyak analis yang khawatir Washington dan Pyongyang tak berhasil menyutujui definisi denuklirisasi, sambil menyatakan tantangan membangun rasa percaya yang diperlukan untuk memenuhi perjanjian apapun.