Maria Elisa Hospita
24 Januari 2019•Update: 25 Januari 2019
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa dia akan menyampaikan pidato kenegaraannya ketika penutupan parsial pemerintahan berakhir.
Lewat cuitan, Trump mengatakan Ketua Parlemen Nancy Pelosi sebelumnya memintanya untuk menyampaikan pidato, kemudian berubah pikiran, dan meminta untuk menundanya karena shutdown.
"Itu hak prerogatifnya. Saya akan berpidato ketika shutdown selesai," kata Trump.
"Saya tidak mencari tempat alternatif untuk pidato kenegaraan, karena tidak ada tempat yang lebih pantas dari House of Chamber," kata dia lagi.
Pernyataan Trump dikeluarkan beberapa jam setelah Pelosi memintanya membatalkan pidato.
"Saya berharap dapat menyampaikan pidato kenegaraan yang 'hebat' dalam waktu dekat!" tegas presiden AS.
Penutupan pemerintahan sudah memasuki hari ke-33, sementara lebih dari 800.000 karyawan federal masih bekerja tanpa dibayar.
Trump bersikeras agar anggota parlemen menggelontorkan anggaran USD6 miliar untuk mendanai pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko, tetapi Demokrat menolak permintaan tersebut.