Muhammad Abdullah Azzam
15 November 2019•Update: 15 November 2019
Ömer Koparan, Mohamad Misto, Adham Kako
QAMISLI, Suriah
Rusia menempatkan pasukannya di dua pangkalan yang telah dikosongkan oleh Amerika Serikat (AS) di distrik Ayn al-Arab, juga dikenal sebagai Kobani, Suriah utara.
Menurut laporan yang dihimpun Anadolu Agency dari sumber lokal, Rusia yang memliki pasukan di Suriah dan mendukung rezim Bashar Assad, mengerahkan pasukannya ke pangkalan Sirrin dan Sabit, yang telah ditinggalkan oleh AS di selatan Kobani, sebelah timur Sungai Eufrat.
Pasukan AS menarik diri dari pangkalan Sirrin dan Sabit selama Operasi Mata Air Perdamaian Turki. Setelah Turki menghentikan operasi anti-teror itu pasukan AS sempat kembali ke pangkalan Sirrin.
Namun kini pasukan AS telah menarik diri sepenuhnya dari pangkalan tersebut dua hari yang lalu.
Sebelumnya, AS menarik pasukannya dari 16 di antara 22 pangkalan dan titik militer AS yang ada di Suriah selama operasi anti-teror Turki yang dimulai pada 9 Oktober itu.
Setelah operasi Turki dihentikan, pasukan AS kembali mengisi enam pangkalan mereka.
Di sisi lain, tentara rezim Assad sejak kemarin malam mulai menempatkan pasukannya di banyak titik di wilayah dari distrik Qamishli hingga desa Ayn Divar di distrik Malikiye yang berbatasan dengan tanah Irak.