Maria Elisa Hospita
25 September 2020•Update: 25 September 2020
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un meminta maaf kepada Korea Selatan atas pembunuhan seorang pejabatnya yang hilang di wilayah perbatasan.
Dalam pemberitahuan resmi ke Korsel, Kim menyatakan dia merasa "sangat menyesal" karena "mengecewakan" Presiden Moon Jae-in dan warga Korea Selatan sehubungan dengan insiden itu.
Pejabat yang terafiliasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan itu hilang dari sebuah kapal di perairan dekat Yeonpyeong pada Senin.
Direktur Keamanan Korsel Suh Hoon mengatakan Korut juga telah membagikan hasil penyelidikannya tentang insiden tersebut.
"Pasukan Korea Utara yang beroperasi dekat perbatasan laut barat melepaskan lebih dari 10 tembakan ke pria Korea Selatan yang masuk ke perairan Utara," kata Suh, mengutip pernyataan Korea Utara.
Pyongyang menambahkan bahwa militernya sebenarnya tidak membakar jenazah pejabat tersebut, tetapi "benda mengambang" yang dibawanya.
Menurut Suh, Moon dan Kim baru-baru ini saling berkirim surat pribadi.