Dunia

Tak ikuti seruan AS, Chili akan tetap gunakan Huawei

Chili bergabung dengan Brasil, sekutu AS lainnya, yang tetap menggunakan Huawei sebagai penyedia layanan

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 17.06.2019
Tak ikuti seruan AS, Chili akan tetap gunakan Huawei Ilustrasi. (Foto file-Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Vakkas Dogantekin

ANKARA  

Wakil Menteri Perdagangan Chili menegaskan akan tetap memasukkan Huawei dalam daftar pilihan penyedia layanannya, lansir Nikkei Asian Review.

Rodrigo Yanez Benitez mengatakan Chili mengerti kekhawatiran yang dirasakan mitra dagangnya Amerika Serikat terhadap raksasa telekomunikasi China tersebut.

"Kami telah mendengarkan dengan cermat semua [kekhawatiran] mereka," kata Benitez, yang berada di Jepang untuk menghadiri pertemuan menteri G20 menjelang KTT Osaka pada 28-29 Juni.

Dia menekankan bahwa Chili adalah ekonomi kecil dan sangat kompetitif dan terbuka.

“Karena itu, kami tidak memiliki pengecualian untuk negara dalam hal mempertimbangkan teknologi mereka," ujar Benitez.

Presiden AS Donald Trump telah mendorong negara-negara sekutu untuk mengambil sikap yang sama, yaitu melancarkan perang dagang melawan Huawei.

Namun, sekutu terkuat AS di Amerika Latin lainnya Brasil menegaskan sikap terhadap masalah tersebut dengan tidak mengecualikan perusahaan China itu.

Mengomentari perang dagang AS-China, Benitez mengatakan hal itu memiliki dampak ekonomi negatif terhadap Chili, yaitu penurunan harga tembaga, salah satu produk ekspor utama Chili ke China.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın