Rhany Chairunissa Rufinaldo
16 Juni 2020•Update: 16 Juni 2020
Haydar Karaalp
BAGHDAD
Suku-suku Arab di Irak mengumumkan dukungan mereka pada operasi Turki melawan organisasi teroris PKK di utara negara itu, Senin.
Langkah itu dilakukan setelah Operasi Cakar Elang diluncurkan pada Senin pagi untuk memastikan keamanan rakyat Turki dan perbatasan negara dengan menetralkan PKK dan organisasi teroris lainnya yang telah meningkatkan pelecehan dan upaya serangan terhadap pangkalan polisi dan militer.
Muzahim al-Hewitt, juru bicara suku-suku Arab di Provinsi Kirkuk, Salahuddin dan Diyala, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa wanita Arab yang tidak bersalah saat ini ditahan di penjara yang dikendalikan oleh kelompok teror PKK di Gunung Sinjar di Irak utara.
"Operasi ini sebagai tanggapan atas penyiksaan dan pemerkosaan wanita di penjara-penjara ini," kata al-Hewitt.
Menurut dia, hampir 80 orang Arab, termasuk wanita, ditahan di delapan penjara rahasia di Sinjar tanpa tuduhan.
Al-Hewitt menekankan bahwa kelompok teror telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan di Sinjar, Makhmour dan daerah sekitarnya.
Dia meminta pemerintah pusat Irak, parlemen, Pemerintah Daerah Kurdi Irak dan parlemen di Erbil mengambil keputusan untuk membuka jalan bagi penarikan PKK dari utara negara itu.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak. YPG adalah cabang PKK di Suriah, tepat di seberang perbatasan selatan Turki.