Sudan tangkap saudara mantan presiden Omar al-Bashir
Abdullah dan Alabas al-Bashir ditahan atas tuduhan korupsi
Ankara
Omer Erdem
KHARTOUM, Sudan
Pemerintah transisi Sudan menangkap dua saudara lelaki mantan presiden yang digulingkan, Omar al-Bashir, atas tuduhan korupsi, kata juru bicara Dewan Transisi Militer pada Rabu.
Berbicara pada konferensi pers di ibu kota Khartoum, Shams al-Din Kabashi mengatakan Abdullah dan Alabas al-Bashir ditahan sebagai bagian dari operasi penangkapan terhadap simbol-simbol dan pemimpin rezim sebelumnya.
Dia mengatakan dewan akan menyerahkan administrasi pemerintahan kepada rakyat Sudan dalam waktu singkat.
Pekan lalu, Bashir digulingkan oleh tentara Sudan setelah berbulan-bulan protes terhadap kekuasaannya.
Setelah ditangkap, dia dipindahkan ke penjara Kober dengan keamanan maksimum di Khartoum, tempat para pejabat lain dari rezim sebelumnya ditahan.
Dewan Transisi Militer berencana untuk menjalankan urusan negara selama periode transisi dua tahun, di mana pemilihan presiden akan diadakan setelahnya.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
