Saadet Gokce
15 April 2025•Update: 18 April 2025
ISTANBUL
Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam membubarkan parlemen negara itu pada hari Selasa, menjelang pemilihan umum baru, menurut pernyataan resmi dari Kantor Perdana Menteri.
Pendaftaran kandidat dijadwalkan pada tanggal 23 April, sementara tanggal pemilihan resmi akan diumumkan oleh otoritas pemilu.
Pemberitahuan pemilihan umum resmi, yang menguraikan rincian tentang mereka yang mencalonkan diri untuk jabatan, diharapkan akan segera dikeluarkan, menurut Channel News Asia.
Di bawah sistem politik Singapura, menteri dalam pemerintahan tetap menjabat selama periode sementara hingga parlemen baru dibentuk.
Parlemen ke-14 yang dibubarkan, yang dimulai pada bulan Agustus 2020, merupakan yang terlama kedua dalam sejarah negara itu dan berakhir dengan enam kursi kosong. Parlemen tersebut sebagian besar dikendalikan oleh Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa.
Laporan media menunjukkan bahwa 11 partai politik, termasuk dua aliansi oposisi, diperkirakan akan bersaing dalam pemilihan tersebut. PAP kemungkinan akan menghadapi persaingan dari 97 kursi parlemen.
Survei pada bulan Januari menemukan bahwa biaya hidup dan keamanan kerja merupakan salah satu perhatian utama bagi para pemilih menjelang pemilu.