Rıskı Ramadhan
14 Maret 2018•Update: 15 Maret 2018
Burak Karacaoglu dan Esref Musa
IDLIB
Serangan udara yang diluncurkan oleh rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad ke daerah permukiman sipil di zona de-eskalasi Idlib pada Selasa dilaporkan menewaskan lima warga sipil dan melukai 15 lainnya.
“Lima warga sipil tewas dan 15 lainnya terluka dalam serangan udara yang diluncurkan ke wilayah permukiman sipil di provinsi Idlib pada malam hari,” kata Kepala Pertahanan Sipil (White Helmets) Idlib, Mustafa Haj Yusuf kepada Anadolu Agency.
Menurut Yusuf, pesawat tempur rezim pada selasa menyerang daerah pusat kota Idlib, dan daerah lain seperti Binnish, Ma'arrat Misrin, dan Ram Hamdan.
Tim Pertahanan Sipil mengatakan bahwa serangan udara masih terus berlanjut dan jumlah korban jiwa dapat meningkat.
Pada 24 Februari lalu, Dewan Keamanan PBB mengadopsi resolusi yang menyerukan gencatan senjata kemanusiaan untuk warga sipil di Suriah terutama daerah Ghouta Timur. Tidak ada penjelasan mengenai penerapan gencatan senjata “tanpa penundaan” tersebut.
Menyusul resolusi DK-PBB, Rusia pada 27 Februari juga mengumumkan telah memulai gencatan senjata yang berlaku antara pukul 09.00-14.00 waktu setempat setiap harinya, Rusia menyatakan bahwa rezim akan mengikuti gencatan senjata tersebut.