Alex Jensen
31 Mei 2018•Update: 31 Mei 2018
Alex Jensen
SEOUL
Korea Selatan pada Kamis telah memberi lampu hijau kepada seorang biksu untuk pergi ke Korea Utara pekan ini untuk membantu pemugaran sebuah kuil di Gunung Kumgang.
Ini akan menjadi kunjungan pertama sejak hubungan Utara-Selatan membaik, yaitu setelah para pemimpin Korea bertemu dua kali pada April dan Mei.
Menurut kantor berita Yonhap yang mengutip Kementerian Unifikasi Selatan, biksu tersebut akan memulai perjalanan selama lima hari ke Korut pada Sabtu ini.
Warga sipil Korea Selatan memerlukan izin khusus untuk melakukan perjalanan ke Utara karena perbatasan antar-Korea masih dijaga ketat sejak gencatan senjata pada tahun 1953.
Ven. Cheondam adalah anggota Lembaga Perdamaian Dunia yang berbasis di Seoul.
Perjalanan Cheondam sangat bermakna karena menandakan adanya peningkatan hubungan antar-Korea.
Selain itu, persetujuan perjalanan itu dikeluarkan hanya beberapa hari setelah AS mengecam Korut lewat laporan tahunan Departemen Luar Negeri, karena buruknya kondisi kebebasan beragama di Utara.
Meskipun Korea Utara mengontrol kegiatan lembaga-lembaga Buddha dan gereja di dalam negeri, namun para biksu dan pendeta dari Selatan diizinkan untuk memberikan bantuan atau melaksanakan aktivitas lain di bawah pengawasan.