Merve Berker dan Fatma Esma Arslan
06 Mei 2022•Update: 10 Mei 2022
ANKARA/DAKAR, Senegal
Menteri Luar Negeri Senegal Aissata Tall Sall bertukar pandangan dengan mitranya dari Ukraina Kamis tentang kelanjutan kerja sama antara kedua negara sambil menyetujui upaya mengintensifkan dialog politik.
Selama perbincangan telepon dengan Dmytro Kuleba, masalah pasokan gandum ke Afrika juga dibahas, selain perang Rusia-Ukraina, tulis Tall Sall di Twitter.
“Berbicara dengan rekan Senegal saya @AissataOfficiel. Setuju untuk mengintensifkan dialog politik,” kata Kuleba dalam tweet.
"Ukraina melakukan yang terbaik untuk mengakhiri blokade Rusia yang sedang berlangsung di pelabuhan laut kami sehingga ekspor pertanian Ukraina dapat mencapai pasar Afrika untuk mengatasi kekurangan & kenaikan harga," tambah Kuleba.
Setidaknya 3.280 warga sipil telah tewas dan 3.451 lainnya terluka di Ukraina sejak Rusia melancarkan perang di negara itu pada 24 Februari, menurut perkiraan PBB.
Jumlah korban sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi.
Lebih dari 5,7 juta orang telah melarikan diri ke negara lain, dengan sekitar 7,7 juta orang mengungsi, menurut data dari badan pengungsi PBB.