Alpha Kamara
28 Oktober 2017•Update: 28 Oktober 2017
Alpha Kamara
DAKAR, Senegal
Pemerintah Senegal menunjukkan dukungannya atas Spanyol pada Jumat, setelah parlemen Catalonia melakukan pemungutan suara untuk kemerdekaannya.
Berdasarkan pernyataan resminya, Menteri Luar Negeri Senegal Sidiki Kabba menyatakan pihak tetap berkomitmen atas legalitas konstitusi serta kesatuan Spanyol.
“Kami telah memantau proklamasi kemerdekaan ini, dan saya dapat mengatakan Senegal tetap berkomitmen pada legalitas konstitusional, sebagaimana pada persatuan dan integritas teritori Spanyol. Kami menyambut baik langkah tersebut dan tetap berkomitmen untuk memperkuat ikatan kami,” ucap Sidiki Kaba.
Parlemen Catalonia melakukan pemungutan suara untuk kemerdekaan Catalonia pada Jumat. Setelah hampir satu bulan melakukan referendum secara demokratis untuk memisahkan diri dari Spanyol.
Resolusi yang diangkat oleh Parlemen Catalonia adalah “Republik Catalonia” sebagai negara yang independen, berdaulat, dan demokratis. Pemungutan suara yang dilakukan Parlemen Catalonia menghasilkan 70 suara mendukung kemerdekaan Catalonia, 10 tidak mendukung dan 2 abstain.
Mereka yang mendukung kemerdekaan Catalonia dalam pemungutan suara telah ditahan, sebagaimana Jaksa Agung Spanyol telah berjanji untuk menahan mereka yang mendukung kemerdekaan Catalonia sebagai “pemberontak”.
Setelah deklarasi tersebut, Pemerintah Spanyol mengatakan akan memberhentikan Presiden Catalonia Carles Puigdemont dan kabinetnya, memberikan ruang kepada Madrid untuk secara langsung mengatur wilayah yang bersangkutan. Perdana Menteri Spanyol juga mengumumkan telah memberhentikan jajaran tinggi kepolisian daerah Catalonia.