Rhany Chairunissa Rufinaldo
29 Maret 2019•Update: 31 Maret 2019
Dilara Zengin
ANKARA
Satelit nasional pertama Turki, Rasat mengamati Pulau Horseshoe Antartika yang menjadi markas penelitian ilmiah Turki di benua beku itu.
Institut Teknologi Ruang Angkasa dari Dewan Riset Ilmiah Teknologi Turki (TUBITAK Space) membagikan gambar Pulau Horseshoe dan daerah sekitarnya di Twitter.
Rasat, yang secara harfiah berarti observasi, dapat memotret citra satelit di seluruh di dunia dan mentransfernya ke stasiun bumi di TUBITAK Space.
Gambar-gambar tersebut digunakan dalam kartografi, pemantauan bencana, pertanian cerdas, perencanaan lingkungan dan kota.
Sebelumnya pada Februari, sebuah tim Turki melakukan perjalanan ke Antartika sebagai bagian dari Ekspedisi Sains Antartika Nasional Ketiga yang menghabiskan waktu 30 hari.
Ekspedisi itu didukung oleh Presidensi Turki, Kementerian Industri dan Teknologi, dan Pusat Penelitian Kutub Universitas Teknik Istanbul bersama dengan universitas-universitas Turki lainnya.
Selama ekspedisi, tiga jurnalis Anadolu Agency - koresponden ekonomi Dilara Zengin, jurnalis foto Ozge Elif Kizil dan juru kamera Servet Ulk - meliput penelitian ilmiah tim di Antartika
Pada April 2016, tim peneliti Turki pertama, yang terdiri dari 13 tenaga medis, ahli botani, ahli geologi dan ahli kelautan dari tujuh universitas, melakukan perjalanan ke Antartika untuk mempelajari dampak perubahan iklim.
Benua itu telah berfungsi sebagai zona penelitian ilmiah sejak penandatanganan Perjanjian Antartika pada 1959, yang ditandatangani oleh 53 negara.