Elena Teslova
23 April 2022•Update: 25 April 2022
MOSKOW
Rusia pada Jumat mengatakan bahwa pembicaraan damai dengan Ukraina berjalan lambat.
Berbicara pada konferensi pers di Moskow, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan negosiasi terhenti karena Ukraina tidak menjawab proposal terbaru Rusia.
"Kami melakukan pembicaraan, sekarang proses terhenti karena lima hari yang lalu kami menyerahkan proposal lain kepada negosiator Ukraina, yang dirumuskan dengan mempertimbangkan komentar yang kami terima dari mereka. Proposal ini masih belum terjawab," kata dia.
Mengutip pernyataan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang sebelumnya mengatakan dia tidak melihat versi terakhir dari rancangan perjanjian damai antara Rusia dan Ukraina, Lavrov mengungkapkan dirinya tidak terkejut bahwa pemimpin Ukraina tidak diberitahu.
"Jauh dari saya untuk mengatakan seberapa banyak dia tahu tentang situasi, tetapi ini hanya ilustrasi tentang bagaimana proses, yang disebut 'pembicaraan damai', sedang berlangsung," kata Lavrov.
Setidaknya 2.435 warga sipil telah tewas dan 2.946 terluka di Ukraina sejak perang dimulai pada 24 Februari, menurut perkiraan PBB, dan angka sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi.
Lebih dari 5 juta warga Ukraina telah melarikan diri ke negara lain, dengan lebih dari 7,7 juta lebih pengungsi internal, kata badan pengungsi PBB.