20 Januari 2018•Update: 20 Januari 2018
Mohamad Misto, Levent Tok
ANKARA
Rusia pada Jumat mulai menarik militernya di Afrin, Suriah menjelang operasi Turki terhadap organisasi teroris PYD/PKK.
Menurut sumber Anadolu Agency di Afrin, pasukan Rusia yang ditempatkan di sekitar desa Kafr Jana, kota Afrin mulai meninggalkan daerah tersebut.
Beberapa pasukan keamanan Rusia yang meninggalkan Afrin telah tiba di kota Nubl dan Zahra, yang berada di bawah kendali rezim Assad.
Sebuah operasi di Afrin – wilayah yang berbatasan dengan provinsi Hatay dan Kilis di Turki -- rencananya dilaksanakan setelah Operasi Perisai Eufrat di utara Suriah, berakhir pada Maret 2017.
Rezim Assad menyerahkan Afrin ke PYD/PKK tanpa pertempuran dan kini ada sekitar 8.000-10.000 teroris di wilayah tersebut.
Setelah Turki mengeluarkan peringatan di Afrin, teroris PKK/PYD kini bersembunyi di tempat penampungan maupun terowongan di daerah pemukiman.
PYD/PKK adalah cabang kelompok teroris PKK di Suriah, yang telah terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.
Sejak pertengahan 1980-an, PKK telah melancarkan serangkaian teror ke Turki, yang telah menewaskan sekitar 40.000 jiwa.