Rhany Chaırunıssa Rufınaldo
31 Desember 2019•Update: 02 Januari 2020
Murat Temizer
ANKARA
Ukraina dan Rusia menandatangani perjanjian transit gas alam yang berlaku selama lima tahun untuk volume minimum yang dijamin sebesar 65 miliar meter kubik (bcm) untuk tahun 2020 dan 40 bcm antara tahun 2021-2024.
Perusahaan minyak dan gas Ukraina Naftogaz mengatakan kesepakatan itu dicapai hanya 24 jam sebelum perjanjian saat ini berakhir pada Selasa.
Perusahaan Ukraina mengatakan bahwa perjanjian tersebut mencakup rincian transit gas antara Naftogaz dan perusahaan gas Rusia Gazprom yang menetapkan kondisi dan volume transit selama lima tahun ke depan.
Menurut pengumuman itu, kompensasi sebesar USD2,918 miliar dibayarkan oleh Gazprom di bawah Penghargaan Arbitrase Stockholm pada Desember 2017 dan Februari 2018, dan diterima oleh Naftogaz pada 27 Desember 2019.
"Penarikan dari semua proses arbitrase di mana keputusan akhir belum diberikan, mengangkat lampiran dari properti, aset dan dana moneter Gazprom dan menolak segala klaim dan proses di masa depan berdasarkan kontrak yang ditandatangani pada Januari 2009," jelas Naftogaz.
Perusahaan Ukraina itu mengatakan bahwa masalah pasokan gas tidak tunduk pada perjanjian paket dan perusahaan mencatat minat Gazprom untuk melanjutkan pasokan gas ke Ukraina di masa depan.
"Kesepakatan paket itu juga tidak mempengaruhi klaim Naftogaz Group terhadap Federasi Rusia mengenai aset yang disita di Krimea," ujar Naftogaz.
Perjanjian yang telah disimpulkan itu akan memberikan Ukraina pendapatan terjamin dari transit gas selama lima tahun ke depan.
"Hasil utama dari negosiasi adalah bahwa kami telah menerima hampir $ 3 miliar dari Gazprom, dan memastikan bahwa sistem Ukraina akan dapat beroperasi tanpa kerugian selama lima tahun ke depan. Transit tidak akan terganggu, dan akan dilakukan oleh operator bersertifikat independen. Kami telah menunjukkan keandalan Ukraina sebagai mitra transit untuk UE," kata CEO Naftogaz Andriy Kobolyev.
Rusia mengekspor sekitar 200 bcm gas alam ke Eropa per tahun.
Transit gas melalui Ukraina ke Eropa mencapai sekitar 85 bcm pada 2018.